Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 20 April 2017 05:25 WIB

Kalah di Putaran Kedua, Ahok - Djarot Kena Sanksi Sosial

Jakarta, HanTer -  Pasangan calon (paslon) gubernur DKI Jakarta, Anies - Sandi dipastikan menang melawan Ahok - Jarot. Apalagi sejumlah lembaga perhitungan cepat atau survei juga merilis keunggulan paslon Anies - Sandi dengan angka yang cukup fantastis. Anies - Sandi mendapatkan suara yang cukup telak mengalahkan Ahok - Djarot.
 
Direktur Indomatrik Husein Yazid mengatakan, kekalahan Ahok - Jarot masih bersifat sementara. Karena walaupun sejumlah lembaga survey menyebutkan Anies - Sandi menang namun untuk menentukan kalah dan menang adalah Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta. Namun yang jelas kekalahan Ahok - Jarot karena mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat.
 
"Berdasarkan catatan kami, kekalahan sementara Ahok - Jarot ini merupakan sanksi sosial dari masyarakat," ujar Husein Yazid di Jakarta, Rabu (19/4/2017). 
 
Menurut Yazid, sanksi sosial diberikan masyarakat karena banyak pelanggaran yang dilakukan Ahok - Jarot tapi sepertinya tidak mendapatkan sanksi dari aparat atau Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Diantara pelanggaran yang dilakukan adalah gerakan pembagian sembako yang dilakukan tim Ahok - Jarot di masa tenang. Gerakan pembagian sembako juga salah sasaran karena dilakukan di kantong - kantong suara Anies - Sandi. 
 
"Sebenarnya Anies - Sandi juga diuntungkan dengan pembagian sembako yang dilakukan di minggu tenang. Karena masyarakat sudah antiklimak atas pelanggaran aturan yang dilakukan Ahok - Jarot," jelasnya.
 
Oleh karenanya, sambung Yazid, masyarakat memberikan sanksi sosial.Ditambah juga aparat tidak bertindak dan malah mendiamkan atas banyak pelanggaran aturan yang dilakukan Ahok - Jarot. Oleh karenanya sanksi sosial sangat tepat diberikan karena selama ini masyarakat tidak bisa memberikan hukuman terhadap pelanggaran yang dilakukan Ahok - Jarot.
 
"Aspek sosial sangat berpengaruh. Karena selain mencari figur yang bagus, saat ini masyarakat juga mencari pemimpin yang berkarakter humanis. Oleh karena itu sanksi sosial ini merupakan akumulasi yang diberikan masyarakat atas banyak pelanggaran yang dilakukan Ahok - Jarot," tegasnya.
 
Saat ditanya apakah kekalahan yang dialami Ahok terkait status terdakwa atas penistaan agama, Yazid mengakui, sanksi sosial yang diberikan Ahok memang rentetan atas perbuatannya selama ini. Karena masyarakat sudah sangat marah dengan status terdakwa penistaan agama tapi tidak juga ditahan. Padahal sebelumnya para tersangka penista agama langsung dipenjara walaupun baru berstatus tersangka. 
 
"Ditambah lagi Ahok melakukan money politik dengan membagi-bagikan sembako. Jadi banyak dosa yang dilakukan Ahok," tegasnya. 
 
Sementara itu peneliti senior Indomatrik, Ma'mun Ibnu Taimiyah Ridwan mengatakan, keunggulan Anies - Sandi karena masyarakat Jakarta berharap ada pemimpin yang berkarakter santun. Oleh karena itu masyarakat Jakarta memilih sesuatu yang baru. Oleh karena itu ke depan jangan ada lagi paslon yang berlaku sewenang-wenang atas aturan yang berlaku. 
 

(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
Google News - harianterbit.com
free web stats