Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 17 Februari 2017 20:41 WIB

Lima Fraksi DPRD DKI yang Boikot Ahok Dianggap Tak Berikan Pendidikan Politik

Jakarta, HanTer - ‎DPRD DKI dinilai harus menjaga kondusifitas. Adanya ancaman pemboikotan oleh lima fraksi di DPRD DKI terhadap rapat-rapat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), merupakan pendidikan politik yang tidak bagus menurut ‎Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI, Mohamad Ongen Sangaji. 
 
"Jika tetap maksakan, saya akan minta Ahok dan SKPD tidak perlu datang jika diundang rapat bersama dewan," tegas Ongen, di Jakarta, Jumat (17/2/2017). 
 
Wakil Ketua Tim Kampaye Pasangan Ahok-Djarot itu mengancam, jika ada SKPD nekad hadir memenuhi undangan DPRD, dirinya akan meminta Ahok untuk mengganti pejabat yang bersangkutan. 
 
"Orang mau kerja kok dihalangi. Ini tidak main-main," tegasnya. 
 
‎Ongen menilai, jangan hanya karena pemilihan gubernur (Pilgub) warga DKI menjadi korban dari ketidakdewasaan mereka berpolitik. Dan, kata dia, ‎karena beda pilihan pada pertarungan Pilgub) Jakarta, warga ibukota menjadi korban. 
 
"Mereka, kerja digajih rakyat oleh APBD yang bersumber dari pajak," ujarnya. 
 
Karena itu, dewan di Kebon Sirih wajib menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat. DPRD DKI. Serta, harus bisa membedakan mana pertarungan politik dan mana kerja kedewanan. 
 
Karena itu, dewan di Kebon Sirih wajib menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat. DPRD DKI. Serta, harus bisa membedakan mana pertarungan politik dan mana kerja kedewanan. 
 
Sementara, terkait status Ahok sebagai terdakwa yang tetap menjadi Gubernur, menurut dia tidak perlu dipermasalahkan. Sebab, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sudah memutuskan sesuai aturan. 
 
Sehingga, mantan bupati Belitung Timur itu tetap jadi orang nomor satu di ibukota. "Jangan buat gaduh lah. Kasian rakyat," bebernya. 

(Sammy)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
Google News - harianterbit.com
free web stats